Virus Corona

WHO Hentikan Uji Coba Penggunaan Hidroksiklorokuin untuk Sembuhkan COVID-19, Keamanannya Diragukan

Bahkan ada satu studi yang diterbitkan Jumat lalu yang menemukan bahwa obat itu meningkatkan risiko kematian.

Freepik
Hidroklorokuin 

Food and Drug Administration (FDA) bahkan menyoroti kasus keracunan dan masalah jantung yang dilaporkan akibat obat itu.

Trump telah banyak dikritik karena cara penanganannya terhadap virus, setelah sebelumnya meremehkan ancaman dan berulang kali menolak analisis ilmiah.

Kasus Virus Corona di Seluruh Dunia

Amerika Serikat sejauh ini memiliki angka kematian virus corona tertinggi di dunia, yaitu mencapai 98.218 kasus pada hari Senin (25/5/2020), dengan lebih dari 1,6 juta infeksi dikonfirmasi.

Meskipun ada penangguhan WHO, kementerian kesehatan Brasil mengatakan Senin bahwa mereka akan terus merekomendasikan hydroxychloroquine untuk COVID-19.

"Kami tetap tenang dan tidak akan ada perubahan," kata pejabat kementerian kesehatan Mayra Pinheiro pada konferensi pers.

Bolsonaro adalah penentang keras lockdown, serupa dengan Trump yang meremehkan ancaman virus.

Padahal, Amerika Latin telah menjadi hotspot virus global baru.

Brasil telah melaporkan hampir 375.000 kasus dan lebih dari 23.000 kematian.

Petugas kesehatan dari layanan tanggap darurat medis membawa Eladio Lopes Brasil
Petugas kesehatan dari layanan tanggap darurat medis membawa Eladio Lopes Brasil (79), yang terinfeksi virus corona baru, dengan tandu yang akan dipindahkan dengan kapal ambulans dari komunitas Portel ke rumah sakit di Breves, di pulau Marajo, negara bagian Para, Brasil, pada 25 Mei 2020. Layanan kapal ambulan memungkinkan pasien COVID-19 yang kritis dipindahkan di daerah yang sangat terpencil yang dikelilingi oleh air di Brasil. (TARSO SARRAF / AFP)

Namun jumlah tersebut dianggap jauh lebih sedikit daripada jumlah sebenarnya karena kurangnya pengujian.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved