Idul Fitri 1441 Hijriah

10 Makanan Khas Idul Fitri di Berbagai Negara di Dunia, Yaman hingga Malaysia

Setiap Muslim di penjuru dunia memiliki hidangan istimewa tersendiri dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri.

Aljazeera
Setiap Muslim di penjuru dunia memiliki hidangan istimewa tersendiri dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri. 

Sevaiyan ki Kheer adalah hidangan penutup berbahan dasar bihun yang di atasnya diberi irisan almond.

5. Mesir

Mesir: Kahk
Mesir: Kahk (Aljazeera)

Di Mesir terdapat populasi Muslim sebanyak 80 juta jiwa.

Di Mesir terdapat kebiasaan untuk berbuka puasa dengan kurma dan segelas susu pada pagi Idul Fitri.

Setelah salat Idul Fitri, banyak anak bermain di jalanan dengan balon berisi nasi dan topi perayaan.

Keluarga menikmati "Kahk", kue lezat yang diisi dengan isian spesial berbasis madu.

6. China

China: You Xiang.
China: You Xiang. (Aljazeera)

China merupakan negara yang memiliki jumlah populasi Muslim sebanyak 20 juta jiwa.

Keluarga China biasanya merayakan Idul Fitri dengan kembali ke rumah untuk mengunjungi orang tua.

Keluarga di China akan sering menyiapkan You Xiang.

You Xiang adalah camilan berbasis tepung goreng yang bisa dimakan dengan sup atau nasi.

7. Malaysia

Malaysia: Luih
Malaysia: Luih (Aljazeera)

Malaysia memiliki populasi Muslim sebanyak 19 juta jiwa.

Idul Fitri di Malaysia disebut "Hari Raya".

Pada hari ini, pria dan wanita mengenakan pakaian tradisional Malaysia yang terbuat dari satin.

Keluarga saling mengunjungi dan berbagi berbagai manisan termasuk makanan penutup seukuran satu gigitan yang disebut "Luih".

Luih adalah permen berwarna cerah termasuk kue uap, yang dibuat dengan mentega, gandum, telur, dan gula.

8. Somalia

Somalia: Cambaabur
Somalia: Cambaabur (Aljazeera)

Di Somalia terdapat populasi 10 juta Muslim.

Setelah sholat Idul Fitri pagi, keluarga dan tetangga menyiapkan roti lebaran khusus yang disebut Cambaabur.

Cambaabur adalah makanan penutup berbasis gandum dan millet yang ditaburi gula dan disajikan dengan yoghurt.

9. Afghanistan

Afghanistan: Bolani.
Afghanistan: Bolani. (Aljazeera)

Afghanistan memiliki populasi Muslim sebanyak 29 juta jiwa.

Di Afghanistan dapat dikatakan bahwa "Idul Fitri adalah milik anak-anak".

Banyak orang tua menyiapkan perayaan khusus untuk anak-anak mereka pada malam pertama Idul Fitri.

Keluarga biasanya menyiapkan boneka roti pipih yang disebut Bolani.

Bolani adalah roti bergizi ini sering diisi dengan bayam, labu, kentang, atau kacang hijau.

10. Suriah

Suriah: Mamounia.
Suriah: Mamounia. (Aljazeera)

Suriah memiliki populasi Muslim sebanyak 20 juta jiwa.

Idul Fitri di Suriah dirayakan secara berbeda di berbagai bagian negara.
Terlepas dari kekerasan yang sedang berlangsung, keluarga berusaha menikmati perayaan dengan bertemu dengan teman dan tetangga.

Keluarga biasanya menyiapkan puding semolina yang disebut Mamounia.

Mamounia adalah Makanan penutup yang disajikan panas atau dingin dan didekorasi dengan kayu manis dan almond yang diiris.

(TribunAmbon.com/Fitriana Andriyani)

Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved