Tersangka Pembunuhan di Maluku Tenggara Terancam Hukuman Mati, 4 Korban Tewas Mengenaskan

Pelaku pembunuh warga Desa Faan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku kini berstatus tersangka.

Net
Ilustrasi Mayat 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Pelaku pembunuh warga Desa Faan, Kecamatan Kei Kecil, Kabupaten Maluku Tenggara, Maluku kini berstatus tersangka.

Mereka terancam pasal berlapis, yakni Pasal 351 KUHP, 340 KUHP dan Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata tajam dengan ancaman hukuman mulai dari 12 tahun penjara hingga hukuman mati.

Kapolres Maluku Tenggara, AKBP Alfaris Pattipawael kepada TribunAmbon melalui sambungan telefon, Kamis siang (07/05/2020) menjelaskan, berkas mereka tengah dilengkapi untuk selanjutnya dilimpahkan ke pengadilan.

Ketujuh tersangka yakni JR, HR, TO, TR, JRG, LL dan NS.

Mereka di antaranya memiliki keterkaitan keluarga.

"Tersangka tujuh orang, satu di antaranya baru saja ditangkap setelah dilakukan pengembangan," ujarnya.

Lanjutnya, keseluruhan pelaku berjumlah delapan orang, tiga pelaku utama dan lima pelaku yang ikut merencanakan aksi tersebut.

"Satu dari tiga pelaku utama tewas saat kejadian," ujarnya.

Dia menyebut, perebutan tanah sengketa di antara korban dan para tersangka menjadi pemicu aksi pembunuhan itu.

Seperti diberitakan, empat warga Desa Faan, ditemukan tewas di hutan, Selasa, 5 Mei 2020 dalam kondisi mengenaskan.

Satu diantaranya mengalami putus kepala karena sabetan senjata tajam.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved