Sekolah Online Dinilai Tak Efektif untuk TK dan SD, Pengamat: Kurang Menunjang ke Ranah Psikomotorik

"Fungsi pembelajaran online untuk jenjang-jenjang tertentu sangat kurang efektif. Seperti TK dan SD," kata Harun kepada Tribunnews, Selasa (5/5/2020).

Istimewa
Anak PAUD 

TRIBUNAMBON.COM - Pengamat Pendidikan dari Universitas Muhammadiyah Surakarta, Prof Dr Harun Joko Prayitno, M.Hum menyoroti soal ekefektifan pembelajaran daring.

Diketahui, metode pembelajaran daring digunakan untuk menggantikan pembelajaran tatap muka seperti biasanya.

Hal itu terjadi akibat wabah corona yang melanda membuat semua masyarakat menjalankan aturan physical distancing.

Termasuk di bidang pendidikan, hal itu tentu dilakukan untuk kebaikan agar penyebaran virus corona tidak meluas.

Delapan Sekolah Siap Tampung Pelaku Perjalanan Masuk ke Ambon, 2 Sekolah Direnovasi

Pandemi Corona, Pendapatan Pedagang Sayur di Pasar Mardika Ambon Turun 60 Persen

Namun, Harun, sapaannya, menilai pembelajaran daring atau online kurang efektif bagi pelajar.

Terlebih bagi jenjang pendidikan tertentu seperti Taman Kanak-kanak (TK) dan Sekolah Dasar (SD).

Lulu Kartika (26), seorang guru SD di Kabupaten Sragen Jawa Tengah terpaksa mendatangi satu per satu rumah seluruh muridnya untuk memberikan penjelasan materi pelajaran.
Lulu Kartika (26), seorang guru SD di Kabupaten Sragen Jawa Tengah terpaksa mendatangi satu per satu rumah seluruh muridnya untuk memberikan penjelasan materi pelajaran. (Tribunnews/Istimewa)

"Fungsi pembelajaran online untuk jenjang-jenjang tertentu sangat kurang efektif. Seperti TK dan SD," kata Harun kepada Tribunnews, Selasa (5/5/2020).

Pembelajaran daring, menurut Harun, akan lebih mudah untuk jenjang yang lebih tinggi, seperti perguruan tinggi.

Hal itu karena konteks pembelajaraanya berbasis pengetahuan.

Agar Bisa Mudik, Puluhan Warga Geruduk Kantor Gubernur Maluku, Mahasiswa Tak Diberi Izin

Wanita Tewas Setelah Dijambret, Pelaku Ngaku Dihantui Korban Lewat Mimpi: Minta HP-nya Dikembalikan

"Jadi pembelajaran daring itu lebih pas untuk wawasan knowing, pengetahuan."

Halaman
123
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved