Ternyata Ini 7 Perbedaan Penyakit Jantung yang Diidap Pria dan Wanita, Mulai Gejala hingga Resiko

Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020).

Net
Ilustrasi serangan jantung 

Secara umum, wanita dan pria sama-sama berisiko mengidap penyakit jantung apabila obesitas, merokok, diabetes, punya tekanan darah tinggi, ada keluarga yang memiliki penyakit jantung.

Namun, risiko wanita untuk mengidap penyakit jantung koroner lebih besar ketimbang pria karena ada beberapa penyakit khas kaum Hawa. 

Di antaranya endometriosis, sindrom ovarium polikistik (PCOS), serta diabetes atau tekanan darah tinggi saat hamil.

Khusus endometriosis, penyakit ini meningkatkan risiko penyakit jantung sampai 400 persen pada wanita di bawah 40 tahun.

2. Pria lebih muda saat terkena serangan jantung

Wanita umumnya mengalami serangan jantung pertama saat usianya sudah lanjut.

Sedangkan pria lebih berisiko mengalami serangan jantung di usia yang lebih muda daripada wanita.

Hal itu dipengaruhi hormon estrogen pada wanita. Hormon penunjang organ reproduksi ini melindungi wanita dari penyakit jantung sampai menopause.

Ketika produksi hormon estrogen sudah menurun, wanita baru jadi rentan terkena penyakit jantung.

3. Gejala serangan jantung pada wanita tidak spesifik

Halaman
1234
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved