Ternyata Ini 7 Perbedaan Penyakit Jantung yang Diidap Pria dan Wanita, Mulai Gejala hingga Resiko

Penyanyi campursari Didi Kempot meninggal dunia di RS Kasih Ibu Solo, Selasa (5/5/2020).

Net
Ilustrasi serangan jantung 

Dilansir dari Kompas.com, penyakit jantung yang diidap pria dan wanita bisa berbeda gejala, risiko, sampai dampaknya.

Ahli jantung Dr. Lili Barouch dari Johns Hopkins School of Medicine AS menjelaskan, penyakit jantung pada wanita lebih sudah dideteksi daripada pria.

"Wanita umumnya tidak mengalami gejala khas penyakit jantung seperti nyeri dada," jelas dia.

Melansir Verywell Health, penyakit jantung pada pria dan wanita bisa berbeda karena anatomi jantungnya berlainan.

Jantung wanita umumnya berukuran lebih kecil, termasuk ruang-ruang di dalamnya.
Sekat atau pembatas antarruang jantung wanita juga lebih tipis ketimbang jantung pria.

Selain itu, jantung wanita berdetak lebih cepat ketimbang jantung pria, namun darah yang dipompa lebih sedikit daripada milik pria.

Saat stres atau mengalami tekanan, jantung wanita berdetak lebih cepat dan mengeluarkan lebih banyak darah.

Kondisi tersebut berbeda dari pria. Saat sedang stres, arteri di jantung pria mengerut dan tekanan darah jadi naik.

Beberapa faktor di atas membuat penyakit jantung pada wanita dan pria berbeda. Berikut penjelasannya:

1. Wanita memiliki faktor risiko lebih banyak

Halaman
1234
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved