Nekat Bacok Guru, Seorang Siswa di Maluku Tengah Terancam 2 Tahun Penjara, Sempat Kabur ke Hutan

Sempat melarikan diri usai membacok, ZBN, akhirnya ditangkap aparat Polsek Pulau Haruku, Senin siang (05/05/2020) di hutan desa Hulaliu, Maluku Tengah

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Aparat Polsek Haruku saat pengejaran pelaku di Hutan 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Seorang siswa di Maluku Tengah diketahui nekat membacok seorang guru sekolah.

Sempat melarikan diri usai membacok, ZBN, akhirnya ditangkap aparat Polsek Pulau Haruku, Senin siang (05/05/2020) di hutan desa Hulaliu, Kabupaten Maluku Tengah.

Pelaku yang masih berstatus siswa itu melakukan aksinya lantaran tidak terima orang tuanya ditikam dengan sebilah pisau oleh sang guru, Minggu kemarin (04/05/2020).

Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau-Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy menyatakan pembacokan itu terjadi di rumah pelaku pada Minggu malam sekitar pukul 22.30 WIT.

Awalnya, kata Julkisno, korban ES mendatangi rumah pelaku sambil mengamuk dan menendang pintu rumah ZBN.

Lantas terjadi adu mulut antara ES dengan orang tua ZBN hingga akhirnya ES yang kesal mengeluarkan sebilah pisau dan menikam orang tua ZBN.

"Melihat kejadian itu Pelaku langsung menendang pisau ES, Kemudian ZBN mangambil parang dan membacok ES dan mengenai bagian telapak tangannya," jelas Kaisupy.

Usia kejadian, pelaku kabur ke hutan dan berhasil ditangkap aparat, Senin siang (50/05/2020).

Dia kini telah diamankan di Polsek Pulau Haruku untuk proses hukum selanjutnya. Sementara korban telah dirujuk ke Rumah Sakit di kota Ambon untuk perawatan medis.

Aparat Polsek Haruku saat pengejaran pelaku di Hutan
Aparat Polsek Haruku saat pengejaran pelaku di Hutan (Kontributor TribunAmbon.com, Fandy)
Halaman
12
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved