Kartu Pra Kerja

Pengalaman CEO Media Online Dapat Sertifikat dari Pelatihan Kartu Prakerja: Ini Tak Tepat Sasaran

Itu semua tinggal isi, pekerjaan apa. Tidak ada itu misal ditanya omzet turun berapa, apa terdampak covid-19 atau tidak.

prakerja.go.id
Ilustrasi Kartu Prakerja dari website prakerja.go.id. 

Bagaimana pengalaman Anda mendaftar program kartu prakerja?

Awalnya 16 April, sebelumnya saya pikir ini program bagus-bagus saja.

Akhirnya saya daftar di prakerja.go.id saya masukan email dan password.

Masuk ke dashboard lalu kita disuruh isi kolom-kolom. Nama, NIK, Pekerjaan, Foto KTP, dan Foto Selfie sama KTP. Kemudian juga ada kolom pekerjaan, ada karyawan, PNS, ada wiraswasta. Saya piilih wiraswasta.

Ditanya di PHK atau tidak PHK. Ya kita klik saja PHK. Submit terus balik lagi ke dashboard. Dan statusnya "sedang dievaluasi".

Saya menunggu, sambil menunggu saya lihat-lihat di situs mitranya, skill academy, ruangguru. Baru tanggal 29 April ada status yang menyatakan saya diterima sebagai peserta. Gelombang II.

 Itu langsung diterima sebagai peserta prakerja?

Lolos-lolos saja. SMS diterima jam 01.00 pagi. Selamat Anda diterima sebagai peserta prakerja.

Ya sudah saya masuk, pas saya masuk log in sudah ada saldo Rp 1 juta. Ya sudah saya pakai belanja video Rp 220 ribu.

Apa tidak ada verifikasi lagi, status Anda padahal Direktur Utama? Bisa lolos?

Tidak ada. Orang itu semua tinggal isi, pekerjaan apa. Tidak ada itu misal ditanya omzet turun berapa, apa terdampak COVID-19 atau tidak.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved