Breaking News:

Pemerintah RI Izinkan 500 TKA Masuk ke Sultra, DPRD: Ini Aneh, Tenaga Kerja Lokal Dirumahkan

Pemerintah Indonesia memberikan izin terhadap kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Sulawesi Tenggara (Sultra).

(KOMPAS.COM/HADI MAULANA)
Sebanyak 29 Tenaga Kerja Asing (TKA) dari PT. Bintan Alumina Indonesia (BAI) yang sempat tertunda pemulanganya, akhirnya hari ini, Jumat (3/4/2020) dipulangkan ke negara asalnya di China.(KOMPAS.COM/HADI MAULANA) 

TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Indonesia memberikan izin terhadap kedatangan 500 Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China di Sulawesi Tenggara (Sultra).

Adanya hal tersebut pun disayangkan oleh Gubernur serta DPRD Sultra.

Dilansir dari Kompas.com, terlebih, rencana kedatangan ratusan TKA tersebut saat tenaga kerja lokal sedang mengalami kesulitan akibat gelombang PHK karena dampak dari adanya virus corona.

"Ini aneh, tenaga kerja lokal kita rumahkan lalu TKA didatangkan dari luar ini tentunya sedih sekali," kata Sudirman dari Fraksi PKS DPRD Sultra, Rabu (29/4/2020).

Karena itu, ia tidak sepakat dengan rencana kedatangan TKA tersebut.

Bahkan, pihaknya meminta perusahaan smelter yang mempekerjakan TKA asal China itu untuk melakukan evaluasi dan beralih memanfaatkan tenaga kerja lokal.

Ketua DPRD Sultra Abdurrahman Shaleh juga mengatakan hal senada.

Pihaknya sepakat dengan sikap Gubernur Sultra untuk menolak kedatangan TKA asal China.

Bahkan ia mengancam akan memimpin aksi penolakan, jika kedatangan TKA tersebut tetap dipaksakan.

"Saya pimpin langsung aksi jika dipaksa datang," tegasnya.

Halaman
12
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved