Breaking News:

Virus Corona

Sinyal Terganggu saat Diskusi dengan dr. Tirta soal Konspirasi Corona, Jerinx: Apa Itu Kebetulan?

"Ketika saya mencoba membongkar atau menjelaskan tentang teori konspirasi sinyal langsung hancur, apa itu kebetulan?" kata Jerinx

Kolase Instagram @dr.tirta/jrxsid
Diskusi dr. Tirta dan Jrx 

"kalau bener elite global ada, kalau bener yah karena teori konspirasi itu bisa dipahami,

terserah kalian percaya apa gak, Indonesia bisa melalui ini dengan baik," kata dr. Tirta.

Diberitakan sebelumnya, Diskusi tersebut tampak berlangsung cair.

Bahkan keduanya sempat saling melempar candaan.

"Ini ngegas apa biasa aja nih?" tanya dr. Tirta kepada Jerinx.

"Saya ga ada alasan untuk ngegas," jawab Jerinx.

"Orang ngegas ketemu orang ngegas jadinya biasa aja, netral," sambung dr. Tirta seraya tersenyum.

"Nanti kalau mas ada yang omongannya mungkin saya anggap kurang masuk akal mungkin saya ngegas, tapi kayanya engga soalnya masnya keliatannya baik mukanya," ucap Jerinx berseloroh.

Tampak dr. Tirta pun terpingkal mendengar ucapan Jerinx.

Sementara itu dalam diskusi tersebut, satu di antara hal yang dibahas adalah terkait narasi yang muncul di tengah pandemi virus corona.

"Kalau soal yang namanya narasi media, itu ibaratnya ini, orang naik motor ada potensi kecelakaan, dan kecelakan angka kematian tinggi,

tapi kalau kita naik motor belum tentu mati kan, kalau pakai helm,

kalau misal yang terjadi di COVID-19, covid itu danger, benar risiko ada, yang paling penting adalah orang kalau kena covid belum tentu mati, bisa selamat," tutur dr. Tirta.

Diskusi Jerinx dan dr Tirta soal pandemi Covid-19.
Diskusi Jerinx dan dr Tirta soal pandemi Covid-19. (Instagram @jrxid)

Menurutnya, saat ini narasi perilhal pasien COVID-19 sembuh ini minim disampaikan.

"Narasi selamat ini yang ga digoreng," kata dr. Tirta.

Jerinx pun nampak setuju dengan apa yang disampaikan dr. Tirta.

"Itu dia, ini musuh kita berdua ini sama, covid dan narasi, covid kan udah musuh bersama," ucap Jerinx.

"Kenapa seolah ada narasi harapan itu dikubur, ketakutan itu dipupuk, jadi ketakuan-ketakutan, padahal harapan itu ada dimana-mana kalau masyarakat mau mencari, tapi sayang masyarakat kadang kadang gak punya, gatau akses untuk mencari, ketika mau tanya ke temen yang pinter, udah kemakan narasi," papar Jerinx.

dr. Tirta mengakui dirinya sepakat dengan Jerinx terkait hal itu.

"Jujur kita ada kelurusan dan kesamaan.

Kenapa, kok orang stigmanya negatif banget sama covid, sampe pasien ga jujur, sampe pasien itu takut banget ngaku," urai dr Tirta.

Jerinx lantas menyinggung soal kesempatan pulih seorang pasien COVID-19.

"Nah, ini kesalahannya siapa, saya tidak suka bukan hobi saya menyalahkan orang tapi ini bukan masalah pribadi ini menyangkut kehidupan satu negara mungkin satu bumi.

ini yang memelihara menciptakan ketakutan luar baisa terhadap hal yang sebenarnya kesempatan untuk pulihnya gede banget itu siapa mas?" kata Jerinx.

dr. Tirta kemudian menyoroti ketidak jujuran pasien.

"Jadi kalau yang menciptakan ketakutan ini terlepas dari alasan yang ada, tapi kalau kita seperti ini tuh adalah yang menyebabkan, satu pasien ga jujur, sampe jenazah ditolak, sampe aku ngerasain sendiri, sampe aku pulang ke komplek aja sempet mau diusir dari komplek sendiri," tuturnya.

Selain itu dr. Tirta kembali menyinggung pengemasan narasi yang disampaikan ke publik.

"Jadi emang narasinya itu harusnya dari awal dibangunnya positif.

Jadi emang bener karena narasi buruk yang dibangun ke depannya akhirnya orang orang takut sama si covid,

borong masker APD itu jadi beruntun efeknya," ucap dr. Tirta.

(Tribunnewsbogor.com/Sanjaya Ardhi)

Artikel ini telah tayang di Tribunnewsbogor.com dengan judul Diskusi Online dengan dr. Tirta, Jerinx Merasa Sinyal Terganggu Saat Bicara Soal Teori Konspirasi.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved