Virus Corona di Ambon

Nasib 400 Buruh Bagasi di Ambon Kehilangan Penghasilan, Batal 'Panen' Mudik Lebaran

Kini tidak ada lagi mudik sesuai arahan pemerintah, lantas dengan kondisi demikian akan sulit bagi para buruh menjalani hari terlebih selama Ramadan

Kontributor TribunAmbon.com/Fandy
Seorang buruh tampak duduk menunggu giliran mengangkut barang dari kapal di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Hiruk pikuk aktivitas bongkar muat penumpang dan barang tidak tampak di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon.

Padahal KM. Gunung Dempo telah berlabuh sejak pagi Selasa (28/4/2020) sekitar pukul 09.00 Wit.

Tidak biasanya para buruh bagasi hanya berdiri dan bercengkerama di pintu depan ruang tunggu pelabuhan.

Singgahi Pelabuhan Yos Sudarso Ambon, KM Gunung Dempo Tak Lagi Bawa Penumpang

Sementara di dalam area pelabuhan, didominasi petugas gabungan yang mawas menjalankan tugas mereka.

Tidak lebih dari 20 orang berseragam biru bertuliskan TKBM yang berhasil masuk kedalam area pelabuhan.

Mereka pun tidak seaktif biasanya yang menawarkan jasa.

Buruh bagasi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon
Buruh bagasi di Pelabuhan Yos Sudarso Ambon (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)

Kali ini, mereka hanya mampu menunggu panggilan dari pemilik barang.

Ramli Awi, salah satunya, pria paruh baya ini hanya termenung, duduk di tangga darurat tepat didepan kapal.

Pemkot Siapkan Rp 60 Miliar untuk Tangani Virus Corona di Ambon

Dia adalah satu dari 400 buruh bagasi Pelabuhan Yos Sudarso Ambon yang kini kehilangan penghasilan akibat dampak antisipasi penyebaran covid-19.

Halaman
123
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved