Tiga Eks Simpatisan Republik Maluku Selatan atau RMS Kembali ke NKRI
Tiga orang eks simpatisan gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) deklarasikan diri kembali ke pangkuan NKRI
Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
TRIBUNAMBON.COM - Tiga orang eks simpatisan gerakan separatis Republik Maluku Selatan (RMS) deklarasikan diri kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Deklarasi digelar di Desa Hulaliu, Maluku Tengah Rabu (22/4/2020) sore atau tiga hari jelang HUT RMS.
Ketiganya yakni ES, YT dan YAN.
Raja Hulalui, Delfinus Siahaya memimpin pembacaan deklarasi yang juga berisi penolakan segala bentuk aktivitas RMS.
Seperti pengibaran bendera RMS yang kerap terjadi jelang HUT gerakan tersebut.
• Delapan Sekolah Siap Tampung Pelaku Perjalanan Masuk ke Ambon, 2 Sekolah Direnovasi
Kasubag Humas Polresta Pulau Ambon dan Pulau Lease, Iptu Julkisno Kaisupy, menyatakan ketiganya mengaku menyesal dan tidak akan lagi menjadi bagian dari RMS.
Penyesalan mereka pun diungkapkan dalam pernyataan sikap yang dibuat didepan aparat kepolisian, raja dan pejabat desa Halaliu.
"Selepas deklarasi yang dipimpin bapa raja, mereka pun menyatakan sikap untuk kembali ke NKRI," cetus Kaisupy.
Pemerintah desa pun diberi bendera merah putih untuk dibagikan kepada warga agar desa.
• VIRAL Kakak Beradik Kelaparan hingga Kurus Kering, Langsung Minta Nasi saat Dikunjungi Tim Gabungan
Adapun RMS merupakan salah satu gerakan separatis yang ditumpas TNI pada 1950.
Para pemimpin dan pengikutnya sempat melarikan diri ke Belanda sambil melakukan gerilya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/penyerahan-bendera-merah-putih-ke-pemerintah-hulaliu.jpg)