Breaking News:

Hujan Meteor Lyrids Malam Ini, Bisa DIlihat dengan Mata Telanjang

Pada puncaknya, hujan meteor ini bisa menghasilkan sekira 20 meteor/jam, untuk melihat fenomena hujan meteor Lyrids tidak dibutuhkan teleskop.

Twitter LAPAN
Pada puncaknya, hujan meteor ini bisa menghasilkan sekira 20 meteor/jam, untuk melihat fenomena hujan meteor Lyrids tidak dibutuhkan teleskop. 

TRIBUNAMBON.COM - Hujan Meteor Lyrids dikabarkan akan berada di puncaknya pada malam ini, Rabu (22/4/2020).

Pada puncaknya, hujan meteor ini bisa menghasilkan sekira 20 meteor/jam.

Menariknya, dikutip dari postingan Twitter @lapan_ri, untuk melihat fenomena hujan meteor Lyrids tidak dibutuhkan teleskop.

Fenomena ini merupakan kejadian alam yang kedua setelah sebelumnya ada Supermoon pada 8 April lalu.

puncak hujan meteor
puncak hujan meteor (Twitter LAPAN)

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan, Lyrids diproduksi oleh partikel debu yang ditinggalkan oleh komet C/1861 G1 (Thatcher).

Comet C/1861 G1 ini ditemukan pada 1861.

Hujan meteor ini berlangsung setiap tahun mulai tanggal 16 hingga 25 April.

Meteor ini dapat menghasilkan jejak debu cerah yang bertahan selama beberapa detik.

Sementara puncak hujan Meteor Lyrids pada tahun ini akan terjadi pada malam hari ini tanggal 22 April 2020 dan pagi dini hari tanggal 23 April 2020.

Menurut Lapan, Bulan baru tanggal 23 April akan memberikan kondisi optimal untuk berburu hujan meteor Lyrid.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved