Mengenal Refly Harun yang Jabatannya Dicopot oleh Erick Thohir, Dikenal Kerapkali Kritik Pemerintah
Refly Harun dicopot jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero).
TRIBUNAMBON.COM - Refly Harun dicopot jabatannya sebagai Komisaris Utama PT Pelabuhan Indonesia I (Persero).
Hal tersebut dilakukan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara ( BUMN) Erick Thohir.
Dilansir dari Kompas.com, selain Refly, Erick juga turut mencopot tiga jajaran komisaris Pelindo I.
Ketiganya, yakni Heryadi dari jabatan Komisaris Independen, Bambang Setyo Wahyudi (Komisaris), Lukita Dinarsyah Tuwo (Komisaris) dan Winata Supriatna (Komisaris).
Nama Refly Harun sendiri sebenarnya wajah lama di Kementerian BUMN. Sebelum berlabuh di Pelindo I, dia sebelumnya sempat menjabat sebagai Komisaris Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Refly Harun selama ini dikenal sebagai akademisi kerapkali mengkritik pemerintah. Dia mengaku, tetap kritis meski ditawari masuk dalam jajaran komisaris BUMN jalan tol tersebut sejak tahun 2015.
Dikutip dari Harian Kompas, 1 November 2019, Refly Harun sempat mengkritik keluarnya revisi UU KPK yang dianggap melemahkan lembaga anti-rasuah tersebut.
Selain ini, dia menilai, ada kecenderungan makin banyaknya akomodasi terhadap kekuatan-kekuatan politik yang dilakukan Jokowi.
"Saya katakan, saya akan tetap apa adanya. Kalau pemerintah salah, saya kritik. Saya tetap berusaha netral. Sebagai akademisi hukum tata negara, saya punya kewajiban akademik untuk menyampaikan pendapat ke publik," kata Refly saat itu.
Mantan aktivis
Dikenal sebagai dosen, pria asal Palembang ini sempat mencicipi karir sebagai wartawan dan aktivis.
Lalu karirnya berlanjut menjadi pakar hukum tata negara, Staf Ahli Mahkamah Konstitusi, dan sempat menjadi Staf Ahli Presiden Bidang Hukum tahun 2014.
Refly juga sempat melanjutkan pendidikan S2 di Universitas Indonesia, lalu S3 di University of Notre Dame, Amerika Serikat.
Sebelumnya, Staf Khusus Menteri BUMN Arya Sinulingga, mengatakan pencopotan Refly Harun murni sebagai langkah penyegaran di tubuh BUMN pelabuhan itu.
"Komisaris kan tidak hanya sendiri kan ada empat komisaris yang diganti. Jadi itu refreshing saja, artinya perlu refreshing di Pelindo sehingga kita ganti empat orang,” ujar Arya.
Arya berharap dengan adanya pergantian komisaris ini bisa mendongkrak kinerja Pelindo I lebih baik lagi ke depannya.
“Jadi mudah-mudahan dengan refreshing ini membuat pelindo I juga akan semakin bergairah kinerjanya, dan bisa menghadapi corona juga,” kata Arya.
Adapun susunan komisaris PT Pelindo I yang baru, yakni sebagai berikut:
Achmad Djamaludin - Komisaris Utama
Arman Depari - Komisaris
Herbert Timbo Parluhutan Siahaan - Komisaris Independen
Ahmad Perwira Mulia Tarigan - Komisaris Independen
Irma Suryani Chaniago - Komisaris Independen
Winata Supriatna - Komisaris.
(Kompas.com/Muhammad Idris)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Profil Refly Harun, Eks Aktivis yang Dicopot dari Komisaris Pelindo I
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/ambon/foto/bank/originals/resmi-erick-thohir-pecat-refly-harun-dari-jajaran-bumn.jpg)