Breaking News:

Virus Corona di Ambon

Bantuan Covid-19, Seribu Paket Sembako Disalurkan ke Warga Misbar di Ambon

Sebanyak seribu paket sembako disalurkan oleh Pemerintah Kota Ambon kepada masyarakat Miskin Baru yang ada di Kota Ambon

Kontributor TribunAmbon.com/Helmy
Penyerahan bantuan paket sembako kepada warga miskin baru terdampak Covid-19 di Ambon 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Helmy

TRIBUNAMBON.COM - Sebanyak seribu paket Sembilan Bahan Pokok (Sembako) disalurkan oleh Pemerintah Kota Ambon kepada masyarakat Miskin Baru (Misbar) yang ada di Kota Ambon.

Penyerahan sembako tahap pertama ini dilakukan kepada lima kelurahan yakni Kelurahan Urimessing, Kelurahan Mangga Dua, Kelurahan Waihaong, Kelurahan Wainitu dan Kelurahan Amantelu.

Ketua tim gugus tugas percepatan penanganan virus Corona (Covid-19) Syarif Hadler didampingi Sekertaris Kota Ambon, A.G.Latuheru, Kepala Dinas Sosial Kota Ambon Nurhayati Yasin, dan Kepala BPBD Demmy Paais turun dan memberikan bantuan langsung kepada warga di kelurahan Urimessing, Senin (20/4/2020).

Warga Masih Bandel Tak Pakai Masker, Pemkot Ambon Lakukan Cara Ini untuk Cegah Covid-19

Syarif mengatakan pemberian bantuan ini merupakan bantuan tahap pertama mereka yang dikatagorikan masyarakat miskin baru.

Yakni warga yang kehilangan pendapatan sehari-hari mereka sebagai imbas dari pandemi Covid-19.

Menurutnya langkah ini dilakukan agar mereka yang termasuk masyarakat miskin baru dapat bertahan di tengah situasi sulit pandemi.

Dia mengaku bantuan sembako ini akan terus disalurkan kepada 50 desa kelurahan yang ada di Kota Ambon selama sembilan bulan ke depan.

"Bantuan ini akan berlangsung selama 9 bulan, ini baru tahap awal, ada 50 desa dan kelurahan yang memiliki data misbar juga akan dibagikan bantuan," ungkapnya.

Instruksi Menpan RB, ASN Maluku Kerja dari Rumah Diperpanjang hingga 13 Mei

Adapun bantuan ini hanya difokuskan kepada mereka yang memang terdampak langsung penyebaran virus corona dan telah diverifikasi pihak Pemkot Ambon sehingga dipastikan tepat sasaran.

"Kita berikan kepada mereka yang hilang pekerjaan, seperti supir angkot, tukang ojek<' terang dia.

"Jadi kita bagi berdasarkan sistem dan mekanisme yang sama, di mana desa, kelurahan mereka melakukan pendataan melalui RT setelah itu pihak Pemkot turun melakukan verifikasi untuk memastikan data tersebut benar apakah mereka berhak menerima atau tidak,"jelasnya.

Sementara itu paket bantuan yang diberikan berupa beras 5 kg, mi instan 20 bungkus, gula 1 kg, minyak goreng 1/2 kg, kacang hijau 1 kg, ikan sarden 4 kaleng dan biskuit 1 pack.

Nanu Lease warga Kelurahan Urimessing yang tiap harinya bekerja sebagai driver ojek online ini mengaku semenjak pandemi masuk ke Ambon dirinya tidak bekerja hingga saat ini lantaran takut terpapar.

Dia mengaku sedikit terbantu dengan adanya bantuan sembako dari Pemerintah Kota Ambon di tengah pandemi.

Pemkot Ambon Tunda Bongkar Lapak di Terminal Mardika, Lantaran Pendapatan Pedagang Tergerus Covid-19

BREAKING NEWS: 4 Pasien Sembuh Covid-19 di Maluku, Ada yang Tak Dirawat & Diisolasi di Rumah Sakit

"Saya senang karena dengan adanya bantuan sembako dari Pemerintah Kota Ambon Ini kami sangat terbantu," ucapnya.

"Karena semenjak pandemi saya dan sebagian besar teman-teman ojol lainya memilih tidak bekerja sentara waktu karena takut terpapar," ungkapnya. (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved