Virus Corona di Ambon

Melawan Corona: Sebuah Potret Perjuangan Tanpa Batas Tenaga Medis Puskesmas di Ambon

Pagi itu, sekitar pukul 09.00 WIT ketika matahari belum begitu terik, terlihat antrean berjarak para warga di depan pintu masuk Puskesmas di Ambon.

(Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng)
Pelayanan yang dilakukan oleh paramedis di Puskesmas Tawiri terhadap pasien yang datang dengan berbagai keluhan. 

Namun, di sini mereka harus menyesuaikan karena kurangnya APD.

"Kami bahkan mencuci sarung tangan medis kami dengan cairan disinfektan agar bisa digunakan kembali," Kata dia.

Dia telah menganjurkan bawahannya untuk tetap di rumah jika merasa kurang enak badan.

Hal ini dia lakukan agar petugas medis harapan tiga desa induk pelayanan yang disebutkan di atas dan desa-desa sekitar terhindar dari paparan covid-19.

Sejauh ini, kata dia, sebanyak 12 sampel covid-19 berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang telah diambil oleh Puskesmas ini dan telah dikirimkan ke UPTD Balai Laboratorium Kesehatan Daerah Kota Ambon untuk diuji lebih jauh.

Ke-12 ODP ini, imbuh dia, mereka rerata merupakan pelaku perjalanan dari daerah zona merah.

Pelayanan yang dilakukan oleh paramedis di Puskesmas Tawiri terhadap pasien yang datang dengan berbagai keluhan.
Pelayanan yang dilakukan oleh paramedis di Puskesmas Tawiri terhadap pasien yang datang dengan berbagai keluhan. ((Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng))

Adapun kriteria ditentukannya seseorang berstatus ODP adalah dengan cara memeriksa kesehatan para pelaku perjalanan di kawasan desa bimbingan (Tawiri, Laha, dan Hatiwe Besar).

Sebagian dari mereka mendatangi Puskesmas secara sadar dan suka rela, sebagiannya lagi berdasarkan laporan dari Kepala Desa setempat.

Jika didapati adanya gejala-gejala covid-19, seperti demam dengan suhu di atas normal dan batuk langsung ditetapkan sebagai ODP dan diambil sampelnya untuk diuji lebih lanjut menggunakan rapid test.

Namun, jika tidak ada gejala dianjurkan untuk lakukan isolasi mandiri selama maksimal 14 hari di rumah.

Halaman
1234
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved