Virus Corona di Ambon

Maluku Anggarkan Rp 178 Miliar untuk Penanganan Covid-19, Daya Tahan Ekonomi Masyarakat jadi Fokus

Refocusing dan relokasi anggaran ini dipastikan Gubernur Maluku, Murad Ismail senilai Rp 178 Milyar yang diambil dari pos belanja barang dan jasa.

Kontributor TribunAmbon.com, Insany
Gubernur Maluku, Murad Ismail 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Insany

TRIBUNAMBON.COM - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Maluku memastikan akan menyelesaikan refocusing Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) per 20 April 2020 mendatang menyusul adanya ketentuan Kementerian Dalam Negeri.

Hal menyusul adanya penanganan lebih lanjut soal pandemi virus corona (covid-19).

Refocusing dan relokasi anggaran ini dipastikan Gubernur Maluku, Murad Ismail senilai Rp 178 Milyar yang diambil dari pos belanja barang dan jasa serta sejumlah belanja lainnya di tahun 2020 yang dirasionalisasi sampai dengan 50 persen.

"Kami akan menganggarkan senilai Rp 178 miliar dari APBD tahun 2020 ini untuk penanganan Covid-19," ungkap Murad di Kantor Gubernur Maluku, Jumat (17/4/2020).

Menurut Murad, anggaran ini akan difokuskan untuk tiga hal penting yakni keselamatan dan kesehatan, yang kedua terkait daya tahan ekonomi.

Korban Corona, 6.700 Keluarga Segera Dapat Bantuan Sembako dari Pemkot Ambon

Menurutmu, Mana yang Paling Bodoh dari 4 Orang Ini? Jawabanmu Tunjukkan Kepribadianmu

Erick Thohir Sebut Ada Mafia Besar yang Buat Indonesia Terus Impor Alkes meski Bisa Produksi Sendiri

Terutama padat karya perikanan, pertanian serta yang ketiga adalah jaminan pengaman sosial.

Ketiga fokus ini menurut Murad, membutuhkan anggaran dari APBD.

Warga kota menggunakan masker saat masuk Balai Kota.
Warga kota menggunakan masker saat masuk Balai Kota. ((Kontributor TribunAmbon.com, Helmy))

"Rinciannya sudah kita tentukan yakni Rp 60 miliar untuk Keselamatan dan Kesehatan, kemudian mengatasi dampak ekonomi anggarannya 53 milyar dan untuk jaminan pengaman sosial senilai 57 milyar jadi total 178 milyar," ungkap Murad.

Meski APBD Maluku untuk tahun 2020 hanya senilai 3,3 Triliun namun Murad memastikan anggaran yang sudah dirasionalisasi untuk penanganan covid-19 bisa menyelesaikan masalah yang ada.

Dia juga memastikan kebijakan pemerintah provinsi Maluku sudah sejalan dengan keinginan pemerintah pusat.

"Kita akan membiayai padat karya, diberbagai sektor baik itu pertanian, peternakan, perikanan, juga perkebunan untuk meningkatkan daya tahan ekonomi, tapi kita juga akan dibantu untuk menangani covid-19."

"Misalnya gugus tugas nasional akan mendistribusi Alat Pelindung Diri (APD) dan peralatan medis lainnya dan Kementerian Kesehatan juga akan menyuplai bantuan untuk kebutuhan fasilitas ruang isolasi dan ventilator akan disiapkan realokasi dana khusus untuk kesehatan," terang Murad.

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved