Kapal di Pelabuhan Tulehu Maluku Tengah Tetap Beroperasi, Kepala Pelabuhan: Belum Ada Surat Resmi

Kapal-kapal di di Pelabuhan Tulehu tetap beroperasi, lantaran disebut belum adanya pemberitahuan secara resmi kepada pihak terkait.

Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng
Suasana Pelabuhan Tulehu tanpak sepi menjelang hari penutupan sementara. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng

TRIBUNAMBON.COM - Kapal-kapal di  di Pelabuhan Tulehu tetap beroperasi, lantaran disebut belum adanya pemberitahuan secara resmi kepada pihak terkait.

Diketahui terdapat pemberitahuan Pemerintah (Pemda) Provinsi Maluku untuk memberlakukan penutupan sementara pintu masuk Pulau Ambon,

Sebagaimana tertera dalam Surat Edaran Nomor: 30/GT-PROMAL/IV/2020, hingga kini beberapa instansi terkait mengaku belum menerima surat pemberitahuan tersebut secara resmi.

Saat ditemui Tribunambon.com pada Kamis pagi (16/04/2020), Kepala Sabandar Pelabuhan Tulehu, William mengaku pihaknya baru mengetahui pemberitahuan itu melalui media saja.

"Kami taunya dari media saja, belum menerima surat resmi," Aku William.

Kapal Cepat tujuan Tulehu-Amahai tetap beroperasi jika tidak ada penyuratan secara resmi kepada instansi terkait
Kapal Cepat tujuan Tulehu-Amahai tetap beroperasi jika tidak ada penyuratan secara resmi kepada instansi terkait (Kontributor TribunAmbon.com, Adjeng)

Dia menuturkan pihaknya pasti akan menindaklanjuti instruksi dari Pemda jika Surat Pemberitahuan itu diberikan secara resmi.

Hal yang sama dijelaskan oleh Nahkoda Express Pricilia 99, La Emang menjelaskan kapal tetap akan beroperasi selama tidak ada instruksi langsung dari perusahannya, yakni PT Pelayaran Dharma Indah.

Pemberitahuan penutupan sementara pelabuhan menurut dia begitu mendadak bahkan hingga kini
pihaknya belum menerima Surat resmi dari Pemda.

Aturan Pelaku Perjalanan dari Ambon yang Kembali ke Maluku Tengah, Setelah 14 Hari & Wajib Karantina

Maluku Terapkan Pembatasan Sosial Berskala Regional, Gubernur Murad Ismail: Masyarakat Harus Patuh

Anies Baswedan: Hilang Pekerjaan Itu Sangat Berat, Tapi Kehilangan Nyawa Bagaimana Mengembalikannya

"Selama tidak ada perintah dari perusahan kami, kapal akan tetap beroperasi," Terang La Emang.

Halaman
12
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved