Virus Corona di Ambon

Pemprov Maluku Gelar Musrenbang Online, Fokus Penanganan Dampak Ekonomi & Sosial Akibat Covid-19

Pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku menggelar musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrenbang secara online.

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Gubernur Maluku, Murad Ismail saat memimpin rapat secara online 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Tetap menjaga jarak interaksi sosial sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19, Pemerintah provinsi (Pemprov) Maluku menggelar musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrenbang secara online.

Gubernur Maluku, Murad Ismail memimpin langsung musrenbang yang menghadirkan Kemendagri, Bappenas, Kemenkes sebagai narasumber.

"Musrenbang kali ini difokuskan pada penanganan dampak ekononomi dan sosial yang ditimbulkan akibat menyebarnya wabah Covid-19," kata Gubernur saat membuka acara Musrenbang secara virtual dari ruang kerjanya, Selasa (14/4/20).

Dihadapan bupati dan walikota se-provinsi Maluku, Murad menyatakan keseriusan pemerintah daerah dalam upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran virus corona.

Untuk itu hampir semua kegiatan dengan cara tatap muka, dialihkan ke cara online.

Posko Karantina Desa Hitu, Maluku Tengah
Posko Karantina Desa Hitu, Maluku Tengah (Kontributor TribunAmbon.com/Fandy)

Menurutnya, pemanfaatan video conference akibat wabah Covid-19 ini tidak mengurangi nilai dan output serta mekanisme perencanaan.

Substansinya tetap sama seperti Musrenbang di tahun-tahun sebelumnya.

Dalam perencanaan 2021, program penurunan angka kemiskinan, peningkatan SDM unggul, optimalisasi pengelolaan SDA dan penguatan konektivitas secara berkelanjutan, perlu mempertimbangkan alokasi pembiayaan tertentu secara spesifik, untuk mengatasi efek lanjutan dari wabah Covid-19 ini.

Justin Bieber Berbahasa Indonesia Ucapkan Aku Sayang Kamu: Sangat Manis, Ini Sangat Keren

Kembali Hadir di Maluku Program Diskon 50 Persen Untuk Listrik Pasang Baru dari PLN

Listrik Gratis Tak Dirasakan Merata Bagi Pelanggan Rumah Tangga Tidak Mampu di Maluku

"Seluruh rumusan kesepakatan program dan kegiatan hasil Rakor Teknis Perencanaan Pembangunan, akan difokuskan pada penanganan dampak ekonomi dan sosial yang ditimbulkan akibat wabah Covid-19, terutama memperbaiki dan mendukung penyelenggaraan pelayanan dasar," jelasnya.

Menurutnya, pandemi corona sangat berdampak pada kondisi perekonomian Indonesia, termasuk Maluku.

Untuk itu, seluruh target indikator makro ekonomi yang telah ditetapkan perlu dievaluasi dan disesuaikan dengan kondisi terkini untuk perbaikan ekonomi.

"Penyesuaian perubahan APBD tahun 2020, dalam rangka penanganan Covid-19, harus tepat sasaran, dan meresponi kebutuhan masyarakat," tandasnya.

Gubernur pun meminta seluruh stakeholder untuk bersinergis dalam upaya melawan pandemi corona dalam tanggung jawab kerja masing-masing.

(*)


Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved