Virus Corona

Komunitas Islam di London Gali Kuburan Massal bagi Jenazah Pasien Covid-19, Pemakaman Secara Shaf

Kuburan massal telah digali di London Tenggara, Inggris karena jumlah kematian akibat virus corona (covid-19) terus meningkat.

Tribun Jateng/HERMAWAN HANDAKA
Tim medis RSUP Kariadi Semarang saat simulasi menangani wabah virus corona di Bandara Jendral Ahmad Yani 

TRIBUNAMBON.COM - Kuburan massal telah digali di London Tenggara, Inggris karena jumlah kematian akibat virus corona (covid-19) terus meningkat.

Setidaknya disiapkan lokasi pemakaman dengan panjang 10 meter dan lebar dua meter.

Lokasi kuburan massal tersebut yakni di Pemakaman Taman Kemnal di Chislehurst, dan diperuntukkan bagi anggota komunitas Islam.

Richard Gomersall Direktur pemakaman mengklaim hingga saat ini terdapat  50 jenazah yang menunggu untuk dimakamkan. 

Dilansir dari The Sun, secara tradisional, lanjutnya, pemakaman Islam harus dilakukan dalam waktu 24 jam setelah kematian.

Selain itu tata cara pemakaman dilakukan secara saff, hal tersebut dikatakannya sesuai dengan kepercayaan Muslim.

“Pemakaman akan berlangsung secara berurutan dan sesuai dengan praktik Islam. Kami tidak akan memotong sudut," terang Richard Gomersall.

Update Korban Corona Global

Virus Corona masih mewabah di seluruh dunia, hingga Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan adanya status pandemi global.

Hingga saat ini secara global jumlah kasus positif virus corona 1.925.909, kasus positif, pada Selasa (14/4/2020) siang pukul 13.38 WIB.

Halaman
1234
Penulis: Garudea Prabawati
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved