Virus Corona

Antisipasi Covid-19, Pemkab Maluku Tengah Gelar Musrenbang RKPD Secara Online

pemerintah kabupaten Maluku Tengah menggelar musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrembang 2021 secara online.

Kontributor TribunAmbon.com, Fandy
Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Maluku Tengah saat Musrenbang secara Online dari Aula Baeleo Soekarno Kota Masohi. 

Laporan Kontributor TribunAmbon.com, Fandy

TRIBUNAMBON.COM - Tetap menjaga jarak interaksi sosial sebagai upaya antisipasi penyebaran Covid-19, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maluku Tengah (Malteng) menggelar musyawarah perencanaan pembangunan atau Musrenbang 2021 secara online.

Musrenbang RKPD ini dipandu langsung Bupati Maluku Tengah, Abua Tuasikal yang didampingi Wakil Bupati dan Sekretaris Daerah.

Selain berbeda cara, musrenbang juga digelar diruang terbuka, yakni di Baeleo Soekarno, Pandopo Bupati, Senin (06/04/20).

Mengawali sambutan membuka kegiatan tahunan itu, Bupati menyatakan keseriusan pemerintah daerah dalam upaya antisipasi dan pencegahan penyebaran virus corona.

Untuk itu hampir semua kegiatan dengan cara tatap muka, dialihkan ke cara online. Ini juga sesuai dengan intruksi pemerintah pusat untuk tetap menjaga jarak interaksi sosial.

Warga di desa Maluku Tengah lakukan Isolasi mandiri.
Warga di desa Maluku Tengah lakukan Isolasi mandiri. (Kontributor TribunAmbon.com, Insany)

“Kita menindak lanjuti instruksi presiden dan maklumat kapolri untuk sementara ini tidak boleh ada rapat, seminar yang melibatkan banyak orang."

"Sehingga Musrenbang ini kita lakukan melalui online,” jelas Abua usai pelaksanaan Musrembang.

Dia menjelaskan, meski Musrenbang berlangsung online namun substansinya tetap sama seperti Musrenbang di tahun-tahun sebelumnya.

“Tapi substansinya itu sama saja. Semua OPD sudah mendengar, tadi sudah pembukaan. Dan pembahasan dalam Musrenbang juga dilakukan dengan metode ini."

"Harapannya, walaupun kita tidak bertatap muka secara langsung atau saat ini secara online, tapi mekanismenya, program-programnya dilakukan seperti Musrenbang sebelumnya,” tandasnya.

Musrenbang kali ini sebutnya, tetap memprioritaskan masalah penanggulangan kemiskinan, peningkatan pelayanan publik terutama di sektor pendidikan dan kesehatan, peningkatan daya saing daerah tetap jadi perhatian.

Namun yang paling penting menjadi fokus bersama dalam Musrenbang adalah percepatan penurunan prevelansi stunting dan gizi buruk, serta percepatan penanggulangan wabah Covid-19.

“Apalagi sekarang ini kita menghadapi wabah yang luar biasa yaitu Coronavirus. Jadi musrenbang ini fokus pada program-program masalah kemiskinan dan bagaimana kita bisa menanggulangi corona ini kedepan,” pungkasnya. 

(*)

Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved