Breaking News:

Bantah Kabar Dirinya Nikahi Bocah 7 Tahun, Syekh Puji Mengaku Diancam hingga Diperas Rp 35 Miliar

"Ada skenario permintaan uang kepada saya sejumlah Rp35 miliar dengan ancaman akan membuat berita tentang saya menikah lagi dengan anak di bawah umur"

grid.id
syekh puji 

TRIBUNAMBON.COM - Sosok Syekh Puji kembali menuai sorotan publik karena menikahi anak di bawah umur.

Nama Syekh Puji dulu cukup dikenal masyarakat pada tahun 2008 silam.

Bukan karena prestasinya, tapi ia menikahi anak berusia 12 tahun bernama Lutfiana Ulfa.

Pemilik Pondok Pesantren Miftahul Jannah Pudjiono, Bedono, Jambu, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, yang memiliki nama lebgkap Pujiono Cahyo Widiyanto itu pun dilaporkan ke polisi.

Anak berusia 7 tahun yang dinikahi siri oleh Syekh Puji itu berinisial D, warga Grabag, Magelang.

Laporan dilakukan oleh Komnas Perlindungan Anak (KPA) Provinsi Jawa Tengah ke Polda Jateng atas dugaan tindak kejahatan kekerasan seksual.

Kasus ini pun terbongkar setelah KPA Jateng mendapat pengaduan dari keluarga besar Syekh Puji.

Ashanty Sebut Aurel Ingin Nikah Muda sejak 3 Tahun Lalu, Sebelum Dekat dengan Atta Halilintar

Pulang ke Bekasi, Pasien Sembuh Corona di Ambon & 14 Rekannya Dikawal Ketat TNI-Polri

Kronologi

Dilansir dari Kompas.com Jumat (3/4/2020), Ketua KPA Jateng Endar Susilo mengatakan, kabar Syekh Puji menikahi anak berusia 7 tahun berawal dari pihaknya yang mendapat pengaduan dari tiga keluarga besarnya.

Mereka yakni, Joko Lelono atau Jack dan dua keponakannya, Wahyu dan Apri Cahyo Widianto.

 

"Apri ikut menjadi saksi pernikahan siri antara Syekh Puji dengan D pada Juli 2016 yang saat itu masih berusia 7 tahun. Ia menceritakan secara jelas dan berurutan kronologis kejadian pernikahan siri tersebut kepada saya," jelas Endar dalam keterangan yang diterima, Kamis (2/4/2020).

Kemudian kata Endar, Apri mengaku ditelepon oleh Syekh Puji untuk diundang datang menjadi salah satu saksi pernikahan sirinya dengan D.

"Kemudian setelah acara pernikahan siri yang dimulai tengah malam sekitar pukul 24.00 WIB, Syekh Puji menyuruh D duduk di pangkuannya kemudian dicumbui oleh Syekh Puji dengan disaksikan oleh Apri dan beberapa saksi yang lain. Lantas, menjelang Subuh Apri pulang dan tidak tahu lagi apa yang dilakukan oleh pasangan pengantin baru tersebut" jelas Endar.

Berdasarkan laporan tersebut, pihaknya kemudian melakukan investigasi dengan menemui dua saksi lainNya yang mengikuti acara pernikahan tersebut selain Apri, dan juga mendatangi ibu korban berinisial EDG.

Sambungnya, dua saksi dan ibu korban mengakui adanya pernikahan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Bogor
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved