Breaking News:

Upah Guru Honorer di Maluku Tengah Belum Dibayarkan 6 Bulan, Pemprov Maluku Akui Ada Keterlambatan

Puluhan guru honorer di Masohi, Kabupaten Maluku Tengah, mengeluhkan keterlambatan pembayaran upah honor yang telah enam bulan belum dibayarkan.

Kontributor TribunAmbon.com / Fandy
Salah Seorang Guru Pengawas Tengah Mengawasi Proses UNBK di SMK Negeri 1 Masohi. 

“Mereka bersungut ya iya. Mungkin sehari dua ini, secara kolektif, sementara data terakhir itu ada sekitar 3 sekolah itu datanya belum filed. Kita berharap secepatnya dicairkan,”ujarnya.

ump
ump (Bangka Pos)

Menanggapi kondisi itu, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Provinsi Maluku, Kabupaten Maluku Tengah, Jabir Tomagola mengakui ada keterlambatan dalam pencairan dana bos, sehingga menyebabkan upah para pegawai honor ditingkat SMA dan SMA.

Menurutnya, keterlambatan bukan asesmen dari  Dinas Pendidikan Provinsi, melainkan ada perubahan spesimen di Bank Maluku untuk semua sekolah yang ada di wilayah Kabupaten Malteng yang mana nomenklatur sekolahnya telah berubah.

Jokowi Minta Alat Rapid Test Covid-19 Diperbanyak, Fadli Zon: Minta ke Siapa? Kapan Deadline-nya?

Tak Tinggal Diam, Pemerintah Segera Distribusikan Jutaan Obat Corona dan 1 Juta Alat Rapid Test

Pemprov Maluku Sediakan Posko Pemeriksaan Darurat Covid-19 di Bandara dan Pelabuhan

Dia mencontohkan, SMA Negeri 1 Masohi misalnya, yang nomenklaturnya telah diubah dari SMA Negeri 1 Masohi menjadi SMA Negeri 4 Maluku Tengah maka, Kepala Sekolah yang bersangkutan harus menggantikan Nomenklatur yang telah diubah itu dan dimasukan ke Bank Maluku untuk digantikan.

Langkah ini ketika sudah diambil barulah semua Dana Bos tingkat SMA sederajat untuk Maluku tengah bakan dicairkan secara kolektif.

“Sementara sekolah-sekolah memiliki rekening di bank Maluku itu menggunakan nomenklatur lama, dengan demikian maka sekolah-sekolah dianjurkan untuk menggantikan specimen dengan nomenklatur baru  yang urutannya urutan kabupaten. Misalnya, SMA 1  Maluku Tengah sampai SMA 36 Maluku Tengah. Nah, itu selesai baru dana Bos bisa di swit ke masing-masing rekening,” terang Tomagola.  (*)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved