Wisatawan Korea Selatan Kejang-kejang di Bandara Ngurah Rai, Orang di Sekitar Khawatir Corona

Beredar video seorang WNA terjatuh dan terlihat seperti kejang-kejang di area publik terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali

Wisatawan Korea Selatan Kejang-kejang di Bandara Ngurah Rai, Orang di Sekitar Khawatir Corona
Kolase Instagram @dewataterkini/Tribun Bali
Beredar video seorang WNA terjatuh dan terlihat seperti kejang-kejang di area publik terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

TRIBUNAMBON.COM - Beredar sebuah video seorang WNA terjatuh dan terlihat seperti kejang-kejang di area publik terminal kedatangan internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

Pada video itu ditulis “Seorang wisatawan di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai tiba-tiba jatuh pingsan, Selasa (11/2/2020) malam. Kondisi wisatawan tersebut membuat orang disekitarnya merasa was-was karena takut wisatawan tersebut virus corona.”

Dikonfirmasi Communication and Legal Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali, Arie Ahsanurrohim, Rabu (12/2/2020) membenarkan perihal kejadian tersebut.

Ia menambahkan kejadiannya terjadi di publik area kedatangan Internasional Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali.

“Kejadiannya begitu cepat dan yang bersangkutan yang merupakan WN Korea Selatan sudah ditangani oleh salah satu provider travel services di Bali dan langsung di bawa ke RS Siloam,” ungkap Arie.

WHO Khawatirkan Kondisi Indonesia yang Masih Nihil Wabah Virus Corona

Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyebut segera menyiapkan penyesuaian terhadap kebijakan penurunan stunting.

Penyesuaian dilakukan, kata Muhadjir, karena anggaran yang digunakan pemerintah untuk menekan angka stunting dan kemiskinan dianggap belum maksimal serta cenderung tidak tepat sasaran.

"Kesimpulannya kita harus melakukan evaluasi secara menyeluruh, lalu membuat policy adjustment. Jadi penyusunan kebijakan terhadap berbagai masalah itu, termasuk belum terlalu tepat sasarannya target yang menjadi arah dari penanganan masalah penanggulangan kemiskinan dan stunting itu," tutur Menko Muhadjir di Gedung Grand Kebon Sirih, Jakarta, Selasa (11/2/2020).

Muhadjir menambahkan permasalahan data masih menjadi sebab belum tepat sasarannya anggaran yang disiapkan pemerintah.

WHO Telah Resmikan Nama Virus Corona Wuhan Menjadi COVID-19

Update: Korban Meninggal Akibat Virus Corona pada Rabu Pagi Capai 1.112 Orang, 44.789 Terinfeksi

Halaman
123
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribun Bali
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved