Mantan Istri Sule Meninggal

Tak Ada Tindak Kekerasan, Polisi Tutup Kasus Kematian Lina

Anak sulung Lina Jubaedah, Rizky Febian, tidak bisa hadir dalam pengumuman hasil autopsi di Mapolrestabes Bandung, Jumat (31/1/2020).

Kolase TribunnewsWiki/Kompas.com
Saptono Erlangga, Lina dan Rizky Febian 

"Tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan. Jadi saya ulangi tak ditemukan tanda-tanda kekerasan," tegas Saptono Erlangga.

Konferensi pers hasil autopsi kematian Lina Jubaedah di markas Polrestabes Bandung, Jumat (21/1/2020).
Konferensi pers hasil autopsi kematian Lina Jubaedah di markas Polrestabes Bandung, Jumat (21/1/2020). (Tribun Jabar)

Hasil proses autopsi ditemukan penyakit darah tinggi yang sudah parah atau kronis.

"Pada pemeriksaan organ dalam ditemukan gambaran penyakit darah tinggi kronis. Hipertensi, batu pada saluran empedu dan tukak lambung yang luas," imbuhnya.

Kemudian, juga ditemukan adanya hipertensi yang sudah kronis.

Namun, tidak ditemukan penyakit hati pada jenazah Lina Jubaedah.

"Ditemukan gambaran penyakit hipertensi kronis kemudian perbendungan pembuluh darah di paru, tidak ada penyakit hati kronis," ujarnya.

Penyumbatan darah dan serangan jantung tidak ditemukan, karena kondisi jantungnya yang sudah membusuk.

Saptono menambahkan, tidak ada zat beracun pada tubuh Lina.

"Pada pemeriksaan toksikologi, tidak ditemukan zat beracun," ungkapnya.

"Sebagai kesimpulan, setelah pemeriksaan autopsi dan laboratorium forensik, dapat dijelaskan saudari Lina Jubaedah kematiannya bukan karena adanya kekerasan maupun racun pada tubuh saudari Lina," jelas Saptono.

(Tribunnews.com/Nuryanti) (Kompas.com/Revi C Rantung) (TribunJabar.id/Mega Nugraha)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Hasil Autopsi Lina Tak Ditemukan Kejanggalan, Pihak Rizky Febian Beri Tanggapan dan Apresiasi Polisi

Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved