Breaking News:

Terungkap Lokasi Pembuatan Seragam Keraton Agung Sejagat, Sempat Dikira Kostum Drumband

Fanni Aminadia memesan kostumnya di Putro Moelyono Drumband, sebuah usaha rumahan yang kerap membuat kostum drumband.

KOMPAS.COM/MARKUS YUWONO
Wahyu Agung Santoso (Kaos Merah) Penjahit Seragam Keraton Agung Sejagat 

"Saya tidak sempat tanya, seragam ini untuk apa. Karena saya kira untuk drumband atau kegiatan kebudayaan itu, kan rata-rata yang buat ke sini untuk itu," kata Wahyu

3. Wahyu Mengaku Kaget

Mulanya Wahyu tidak tahu bahwa seragam buatannya menjadi viral, karena dikenakan oleh anggota Keraton Agung Sejagat.

Sampai akhirnya, Wahyu diberitahu kenalannya bahwa seragam pesanannya masuk televisi pada Senin (13/1/2020).

Adapun seragam baju berwarna hitam dengan ornamen kuning pada kerah.

Pada pundak ada sejenis pangkat yang bertulis aksara Jawa yang dalam bahasa Indonesia 'Keraton Agung Sejagat.'

Pada topi terdapat lambang mirip kompas dan logo PBB di tengahnya.

Ada logo bintang dan mahkota.

Di samping logo terdapat 2 buah gambar kapas yang bagian bawahnya terdapat sebuah tulisan 'IMPERIAL FORCES'.

"Saya lihat TV kok ternyata seragamnya dipakai seperti itu. Ya perasaannya kaget-kaget senang saya Mas saat itu," ucap Wahyu.

"Banyak yang ke sini untuk foto-foto dengan seragam itu," katanya.

Hubungan Keraton Agung Sejagat, Jogja DEC dan Sunda Empire hingg Ritual Sebelum Membangun Kerajaan

4. Seragam dikerjakan oleh 12 Orang

Dalam pembuatan kostum Keraton Agung Sejagat, proses pengerjaannya dilakukan oleh 12 orang dengan sistem borongan.

Seorang penjahit seragam Keraton Agung Sejagat lainnya, Rini menceritakan bahwa dalam proses pembuatan dan pembayaran seragam berjalan lancar dan tak pernah terkendala.

Rini juga menjelaskan perbedaan kain yang digunakan untuk petinggi Keraton Agung sejagat dan prajuritnya.

"Kainnya lebih bagus, lebih mengkilat, lebih lembut, beda sama prajuritnya," ujar Rini.

Ia juga mengatakan tak mendapat kendala berarti selama proses pengerjaan kostum.

"Alhamdulillah dalam pengerjaannya itu lancar mas, terus bahan-bahannya juga tersedia semua di sini,"

"Kita carinya juga enggak susah," ujar Rini.

Ratu Keraton Agung Sejagat Ternyata Bukan Istri Sah Sang Raja, Totok Santosa Hadiningrat
Ratu Keraton Agung Sejagat Ternyata Bukan Istri Sah Sang Raja, Totok Santosa Hadiningrat (Istimewa/TribunJogja)

5. Dikirim Bertahap

Wahyu mengungkapkan seragam Keraton Agung Sejagat dikirim secara bertahap.

Pengiriman sampai 5 kali, ada yang sekali kirim 15 setel, 50 setel dan paling banyak 200 setel.

Selama pemesanan, Fanni tak menunjukan gelagat aneh, sehingga dirinya menganggap wajar pesanan sebanyak itu.

"Pertama itu dia transfer Rp 25 juta dan setiap 3 hari sekali transfer itu sampai lunas. Jadi kalau masalah pembayaran alhamdulilah tidak ada kendala," ucap Wahyu.

Tonton video selengkapnya.

(TribunJakarta/Kompas.com/Kompas TV)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Cerita Tukang Jahit Seragam Keraton Agung Sejagat: Orderan Capai Ratusan, Dikira Kostum Drumband

Editor: sinatrya tyas puspita
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved