Sebut Ini Banjir Terparah, Jokowi Ambil Alih Penanganan Banjir di Jakarta dari Anies Baswedan

Banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (1/1/2020) menarik perhatian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Kolase Instagram Jokowi/Anies Baswedan
Banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (1/1/2020) menarik perhatian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo. 

TRIBUNAMBON.COM - Banjir di wilayah DKI Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (1/1/2020) menarik perhatian Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Pria yang akrab disapa Jokowi itu mengambil alih penanganan banjir Ibu Kota.

Hal tersebut disampaikan Jokowi lewat status twitternya @jokowi; pada Kamis (2/1/2020) siang.

Dalam postingannya, Jokowi menyebutkan terdapat empat lokasi banjir terparah pada awal tahun 2020.

Lokasi banjir tersebut disebutkannya meliputi permukiman warga di sepanjang aliran empat sungai besar.

Empat sungai besar tersebut antara lain Sungai Krukut, Sungai Ciliwung, Sungai Cakung dan Sungai Sunte.

5 Pernyataan Anies Baswedan soal Banjir di Jakarta, Ada yang Menimbulkan Kontroversi

Viral Video Mengharukan Evakuasi Bayi saat Banjir Berlangsung Dramatis, Dimasukkan ke Baskom

"Banjir di ibu kota dan sekitarnya awal tahun ini paling parah terjadi di Daerah Aliran Sungai Krukut, Ciliwung, Cakung, dan Sunter,' tulis Jokowi.

Terkait banjir tersebut, dirinya mengingatkan agar seluruh pihak mengambil langkah darurat, menyiagakan mesin pompa hingga blokade banjir lewat bronjong dana karung pasir.

"Sebagai penanganan darurat, telah difungsikan pompa, karung pasir, bronjong dan tanki agar kawasan dan prasarana publik segera berfungsi kembali," jelasnya.

Banjir besar yang terjadi saat ini katanya tidak terlepas dari molornya proyek pengendalian banjir Ibukota sejak tahun 2014.

Halaman
1234
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved