Banjir di Jakarta Munculkan Petisi Copot Anies Baswedan, Sudah Ditandatangani 200 Ribu Orang

Di tengah kabar banjir yang masih menggenangi Jakarta, petisi copot Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali viral.

Banjir di Jakarta Munculkan Petisi Copot Anies Baswedan, Sudah Ditandatangani 200 Ribu Orang
kolase Kompas.com/Change.org
Di tengah kabar banjir yang masih menggenangi Jakarta, petisi copot Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali viral. 

Menurutnya tidak ada larangan di Indonesia untuk menyampaikan pendapat atau pandangan suatu permasalahan.

Sehingga seorang pejabat publik, harus siap dikritik bahkan dicaci.

"Harus mau dikritik harus bahkan dicaci makipun harus biasa-biasa saja," kata eks menteri pendidikan dan kebudayaan ini.

Menurut Anies bila berada di wilayah publik, maka seorang pejabat tidak boleh hanya ingin dipuji.

Ia juga harus siap dikritik dan dicaci.

"Diminta turun-naik (jabatan), karena itu prinsipnya sama. Dicaci tidak tumbang, dipuji tidak terbang," katanya.

Seorang pejabat publik juga menurut Anies harus siap menjadi alamat keluh kesah warga.

Ia bahkan telah menuliskan di akun Twitter-nya itu sebelum menjadi pejabat publik seperti sekarang.

Oleh karena itu, ia bersikap biasa saja bila ada petisi menginginkanya dicopot.

"Karena itu kalau ada yang mengkritik engga usah ditangkap."

"Saya engga pernah menangkap orang yang mengkritik saya. Sama sekali tidak," kata dia.

(Tribunnews.com/Sri Juliati/Taufik Ismail)

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Banjir di Jakarta, Petisi Copot Anies Baswedan Kembali Viral, 199 Ribu Orang Sudah Tanda Tangan.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved