Gempa Bumi

Laporan Aktivitas Kegempaan Wilayah Maluku, BMKG Catat 5100 Gempa Guncang Maluku Sepanjang 2019

Berdasarkan hasil monitoring BMKG Stasiun Geofisika Ambon, sebanyak 5100 gempa bumi mengguncang wilayah Maluku dan sekitarnya sepanjang 2019.

Laporan Aktivitas Kegempaan Wilayah Maluku, BMKG Catat 5100 Gempa Guncang Maluku Sepanjang 2019
Grafis/Rahmandito Dwiatno
Berdasarkan hasil monitoring BMKG Stasiun Geofisika Ambon, sebanyak 5100 gempa bumi mengguncang wilayah Maluku dan sekitarnya sepanjang 2019. 

6. Gempa Ambon (5,1 SR) pada 12 November 2019

Berdasarkan skala MMI (Modified Mercalli Intensity), gempa bumi yang dirasakan sebanyak 461 gempa dan 4639 sisanya tak dirasakan.

BMKG Berikan Penjelasan Soal Kabar Gempa Bumi dan Tsunami yang akan Terjadi saat Malam Tahun Baru

Beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa berdasarkan besaran skala MMI, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

BMKG: Peringatan Dini Gelombang Tinggi, Kecepatan Angin Tertinggi Terpantau di Perairan Utara Sabang

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(TribunAmbon.com/Fitriana Andriyani)

Penulis: Fitriana Andriyani
Editor: sinatrya tyas puspita
Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved