Pernyataan Gubernur Maluku Soal Menteri Kabinet Jokowi: Hampir Semua Menteri Baru Itu Teman Saya

Gubernur Maluku Murad Ismail ikut angkat bicara soal tidak diakomodirnya putra Maluku di dalam Kabinet Indonesia Maju.

Pernyataan Gubernur Maluku Soal Menteri Kabinet Jokowi: Hampir Semua Menteri Baru Itu Teman Saya
Tribunnews.com/Irwan Rismawa
Tak Dipanggil Jokowi ke Istana, 6 Tokoh Langsung Diumumkan sebagai Menteri Kabinet Indonesia Maju 

TRIBUNAMBON.COM - Gubernur Maluku Murad Ismail ikut angkat bicara soal tidak diakomodirnya putra Maluku di dalam Kabinet Indonesia Maju.

Murad menyatakan, tidak masuknya putra Maluku di dalam kabinet tidak perlu dipersoalkan, sebab jika hanya satu menteri dari Maluku, maka yang diperhatikan hanyalah satu bidang saja, padahal Maluku memerlukan perubahan di semua bidang.

Alasan Presiden Jokowi Pilih Menginap di Rumdin Gubernur Maluku daripada Hotel, Kunker 3 Hari Lagi

“Kita ini 34 provinsi bos, sudalah jangan kita bicara kalau menteri cuma di satu bidang, kita ini kan memerlukan semua bidang, semua sektor harus maju,” kata Murad, kepada wartawan, seusai menghadiri acara Muyawarah VIII Kadin Provinsi Maluku dan forum bisnis dan investasi di Hotel Santika Ambon, Jumat (25/10/2019).

Dia mencontohkan, jika Maluku diberi jatah Menteri Kelautan, maka yang dilihat hanya sektor kelautan saja.

“Yang penting kepala daerah itu harus kenal semua menteri, itu yang penting. Semua menteri saya kenal, itu yang lebih penting,” kata dia.

Kalah jauh dari Papua, Gubernur Murad Ismail minta Pemerintah Pusat naikkan APBD Maluku hingga warga Maluku diikutsertakan proyek Blok Masela.
Kalah jauh dari Papua, Gubernur Murad Ismail minta Pemerintah Pusat naikkan APBD Maluku hingga warga Maluku diikutsertakan proyek Blok Masela. (Kompas.com/Rahmat Rahman Patty)

Dia menyebut, jika Maluku ingin mendapat menteri sebaiknya menteri koordinator sekaligus.

Dalam kesempatan itu, dia juga menyinggung terpilihnya Bahlil Lahadalia sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM).

Menurut Murad, meski ada anggapan yang menyebut Bahlil mewakili Papua, namun mantan Ketua Umum HIPMI itu juga perwakilan Maluku.

“Jadi, kita terima saja satu perwakilan, Bahlil itu dia mau bilang dia orang Papua, dia orang Ambon, kita harus terima, yang penting kepala daerah itu harus kenal semua menteri itu yang penting,” ungkap dia.

Saat ditanya harapannya soal menteri baru yang baru dilantik, Murad mengaku optimistis mereka akan bekerja dengan baik sesuai tugasnya masing-masing.

Tangkal Hoaks Tsunami dan Pastikan Laut Ambon Aman, Polda Maluku Patroli Laut Kelilingi Pulau

“Kalian harus optimis dan saya sangat optimis hampir semua menteri baru itu teman saya,” ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Maluku Tidak Dapat Jatah Menteri, Ini Komentar Gubernur Murad"
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved