Breaking News:

Larangan Keras Unggah Video dan Foto Korban Meninggal Gempa Ambon

Video dan foto korban meninggal genmpa Ambon dilarang dipublikasikan, ini penjelasan Wakil Wali Kota Ambon, Syarif Hadler

Arjun Riady Latuconsina
Seorang pengungsi korban gempa bumi meninggal dunia di lokasi pengungsian di Desa Kailolo, Kecamatan Pulau Haruku, Kabupaten Maluku Tengah, Jumat (4/10/2019). 

Sebelumnya, saat gempa mengguncang Kota Ambon pada Kamis (26/9/2019) pekan lalu, jumlah rumah warga yang rusak di Kota Ambon sesuai data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Ambon mencapai 1.158 rumah.

Rinciannya, 654 rumah rusak ringan, 253 rumah rusak berat, dan 251 rumah rusak berat.

Amplaz setelah gempa
Amplaz setelah gempa (Twitter @is_pelssy)

“Kali ini dia agak naik lagi, kalau untuk gempa pertama itu untuk rumah rusak berat, ringan dan sedang lebih seribu rumah, tapi kalau saya lihat sampai hari ini itu bisa 2.000 rumah yang sudah rusak baik baik ringan sedang maupun berat,” ungkap Richard kepada wartawan di Ambon, Jumat (11/10/2019).

Dia menjelaskan, saat ini jumlah kerusakan rumah warga tersebut masih bersifat sementara karena pihaknya masih terus mendata keseluruhan rumah warga yang rusak akibat gempa susulan yang terjadi pada Kamis kemarin.

“Tadi pagi itu saya dan Pak Wakil, Pak Sekot dan tim turun lagi untuk memastikan data-data teknis untuk dikonfirmasi dengan data lapangan supaya tidak salah karena kita ingin supaya data yang kita sampaikan itu akurat,” ujarnya.

Terkait jumlah kerusakan pada kantor pemerintahan, Richard mengaku ada beberapa kantor yang tidak bisa lagi digunakan karena rusak parah.

Beberapa kantor masih bisa digunakan karena kontruksinya masih kuat sehingga hanya butuh diperbaiki.

Adapun jumlah korban jiwa akibat gempa susulan yang terjadi pada Kamis kemarin, dia memastikan bahwa hanya ada satu warga yang meninggal dunia dan delapan lainnya mengalami luka-luka.

Selanjutnya, untuk pengungsi di Ambon, Richard mengaku jumlahnya terus bertambah setelah terjadinya gempa bermagnitudo 5,2 pada Kamis kemarin.

”Jumlah pengungsi kembali bertambah, kalau kemarin itu tinggal 2.100 kepala keluarga, saat ini sudah naik lagi sekitar 8.000 kepala keluarga jadi dikalikan empat sajalah,” ujarnya.

Viral Video Vlogger Cilik Dandan saat Gempa Ambon Guncang Rumahnya, Ini Reaksi Si Gadis

Diberitakan sebelumnya, gempa susulan berkekuatan 5,2 magnitudo mengguncang Kota Ambon dan sekitarnya pada Kamis (10/10/2019).

Gempa tersebut menyebabkan 1 siswa SMP meninggal dunia dan sejumlah warga lainnya terluka.

Gempa tersebut juga merusak sejumlah bangunan kantor pemerintahan, rumah warga dan juga pasilitas publik lainnya.

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Antisipasi Gempa, Wali Kota Ambon Liburkan Semua Sekolah" dan "Wali Kota Ambon: 2.000 Rumah Warga Rusak Setelah Gempa Susulan"
Penulis : Kontributor Ambon, Rahmat Rahman Patty

(TribunAmbon.com)

Sumber: Tribun Ambon
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved