Kakak Akbar Alamsyah Sebut Dokter Tak Berani Beberkan Penyebab Luka Wajah Almarhum: Kepalanya Besar

Wajah Akbar Alamsyah tidak bisa dikenali keluarganya saat mereka pertama menjenguknya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Kakak Akbar Alamsyah Sebut Dokter Tak Berani Beberkan Penyebab Luka Wajah Almarhum: Kepalanya Besar
TRIBUN/IQBAL FIRDAUS
Massa demo meloncati tembok pembatas jalan Tol Dalam Kota karena dipukul mundur oleh polisi dengan dilemparnya gas air mata pada aksi demo di depan Gedung DPR-MPR RI, Jakarta Pusat, Selasa (24/9/2019). Aksi ini dilakukan oleh mahasiswa dari berbagai kampus terkait kontroversi RKUHP dan RUU KPK serta beberapa isu yang sedang bergulir. 

TRIBUNAMBON.COM - Wajah Akbar Alamsyah tidak bisa dikenali keluarganya saat mereka pertama menjenguknya di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur beberapa waktu lalu.

Akbar Alamsyah merupakan salah satu korban cedera saat unjuk rasa di sekitar Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, pada 25 September lalu yang berujung rusuh.

Akbar meninggal dunia di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta Pusat, Kamis (10/10/2019) kemarin.

Viral Video Vlogger Cilik Dandan saat Gempa Ambon Guncang Rumahnya, Ini Reaksi Si Gadis

Fitri Rahmayani, kakak Akbar, mengemukakan, saat dia pertama kali menjenguk Akbar di RS Polri, wajah adiknya dalam kondisi mengenaskan.

"Nggak bisa dikenalin wajahnya," kata Fitri usai pemakaman Akbar Alamsyah di daerah Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (11/10/2019).

Dia menjelaskan, kondisi kepala Akbar membesar dan terdapat beberapa luka memar di area mulut.

"Kepalanya besar kayak pakai helm, kayak semacam tumor kepala gede. Lebam bibirnya sampai nutupin lobang hidung saking keluarnya. Jontor," ucap dia.

Saat diajak bicara, Akbar tidak bisa merespon dengan baik.

Massa mahasiswa dan pelajar demo di sekitar gedung DPR
Massa mahasiswa dan pelajar demo di sekitar gedung DPR (Youtube Kompas TV)

Dia hanya bisa menggerakkan jari tangan dengan pelan.

"Dia bibirnya kayak orang mau geter gitu, mata keadaan tutup. Tangannya sempat gerak cuma responsnya di RS Polri," kata dia.

Akbar kemudian dirujuk ke RSPAD Gatot Soebroto pada 30 September.

Sejak saat itulah kondisi Akbar menurun hingga akhirnya meninggal pada 10 Oktober 2019.

Pihak keluarga belum tahu secara pasti apa penyebab lebamnya wajah Akbar.

Tepis Kabar Penyerangan Wiranto Hanya Settingan, Benny Mamoto Jelaskan soal Darah yang Diperdebatkan

"Dokter tidak ada yang berani langsung ngomong penyebab luka wajah tersebut. Tidak ada yang bilang jatuh atau apa," ujar dia.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wajah Akbar Alamsyah Lebam dan Kepala Membesar Saat Keluarga Pertama Kali Jenguk"
Penulis : Walda Marison

Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved