Terkini Gempa Ambon - Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 50 Orang

Korban jiwa akibat gempa bumi di Pulau Ambon dan sekitarnya terus bertambah hingga Rabu (9/10/2019), tercatat korban meninggal dunia sebanyak 50 orang

Terkini Gempa Ambon - Jumlah Korban Meninggal Bertambah Jadi 50 Orang
Kompas.com/Rahmat Rahman Patty
Korban jiwa akibat gempa bumi di Pulau Ambon dan sekitarnya terus bertambah hingga Rabu (9/10/2019), tercatat korban meninggal dunia sebanyak 50 orang 

Pada gempa ketiga, guncangan memiliki kekuaran 2,7 SR.

Pusat gempa berada di darat 4 km Timur Laut Ambon.

Untuk ketiga kalinya, guncangan terjadi pada pukul 07:03:35 WIB.

Gempa dirasakan di Ambon pada skala II-III.

Lokasi gempa berada di 3.68 LS-128.19 BT.

Ketiga gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Kabar gempa bumi ini disiarkan melalui situs resmi BMKG, bmkg.go.id.

Akun Twitter BMKG, @infoBMKG, juga turut menyiarkan kabar gempa bumi tersebut.

Bek Timnas U16 Indonesia Korban Gempa Ambon, Alfin Lestaluhu, Dirawat Intensif di Jakarta

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari bmkg.go.id :

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(Kompas.com/Rahmat Rahman Patty, Tribunnews.com/Citra Agusta Putri Anastasia)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul Korban Jiwa Akibat Gempa Maluku Bertambah Jadi 50 Orang Tribunnews.com dengan judul Gempa Hari Ini: BMKG Catat Gempa 3 Kali Guncang Ambon Pagi Ini.

Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved