Sampai Kakak Teriak, Prada DP Akhirnya Ulangi Vonis Hakim, Dihukum Seumur Hidup & Dipecat Satuan

Vonis hukuman kepada Prada DP dibacakan hari ini Kamis (26/9/2019), Prada DP hanya tertunduk dan terdiam

Sampai Kakak Teriak, Prada DP Akhirnya Ulangi Vonis Hakim, Dihukum Seumur Hidup & Dipecat Satuan
KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA
Prada DP memberikan keterangan dalam sidang kasus mutilasi di Pengadilan Militer I-04 Palembang 
TRIBUNAMBON.COM - Prada DP, terdakwa kasus pembunuhan serta mutilasi kekasihnya, Fera Oktaria (21), sempat terdiam saat mendengar vonis penjara seumur hidup yang dijatuhkan hakim, Kamis (26/9/2019).
Ketua Hakim Letkol CHK Khazim sempat berulang kali bertanya kepada Prada DP apakah sudah memahami vonis yang dijatuhkan kepada mantan anggota TNI itu.
Sambil berdiri, Prada DP hanya terlihat diam dan menundukkan kepala tanpa menjawab sepatah kata pun.
"Apakah terdakwa mengerti dengan vonis yang dijatuhkan?" tanya Hakim.
"Terdakwa, apakah mendengar vonis tadi? Sudah tahu belum?," ujar Hakim.
Prada Deri Pramana, terdakwa kasus mutilasi Vera Oktaria, menangis saat mendengarkan saksi keempat, kakaknya almarhum Vera
Prada Deri Pramana, terdakwa kasus mutilasi Vera Oktaria, menangis saat mendengarkan saksi keempat, kakaknya almarhum Vera (Tribun Sumsel)
Dari belakang, kakak perempuan Prada DP yang duduk di kursi pengunjung pun sempat berteriak menyahuti ucapan hakim.
"Dek jawab dek," kata wanita yang mengenakan jilbab tersebut.
Dengan tertunduk Prada DP lalu menjawab pertanyaan hakim.
"Dihukum seumur hidup dan dipecat dari satuan," ujar Prada DP.
Setelah memberikan jawaban, hakim pun mempersilakan kepada Prada DP untuk berkonsultasi dengan kuasa hukumnya Mayor CHK Suherman.
Melalui kuasa hukumnya, Prada DP meminta waktu sepekan terkait vonis tersebut.
Sebelumnya diberitakan, Prada DP, pembunuh kekasihnya, Fera Oktaria (21), divonis hukuman penjara seumur hidup.
Prada DP terbukti melakukan pembunuhan berencana terhadap Fera.
"Menimbang bahwa terdakwa telah terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan pidana sebagai mana diatur dalam pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana. Menjatuhkan hukuman penjara seumur hidup," kata Ketua Hakim Letkol CHK Khazim, saat membacakan putusan dalam sidang yang digelar di Pengadilan Milier I-04 Palembang, Kamis.
Prada DP juga dipecat dari satuan TNI karena telah melakukan pelanggaran berat dan mencoreng nama baik instansi.
"Pidana tambahan terdakwa dipecat dari satuannya," ujar Khazim.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Prada DP Terdiam Dengar Vonis Penjara Seumur Hidup, Kakak Kandung Sempat Berteriak"
Penulis : Kontributor Palembang, Aji YK Putra
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved