Breaking News:

BMW Jadi Calon Mobil Presiden? Ini Perkembangan Pengajuannya

BMW Group Indonesia mengaku masih menunggu jawaban dari pemerintah terkait pengadaan mobil dinas kepresidenan

Tribun Jabar
Pengunjung melihat-lihat The All-New BMW 3 Series pada acara introducing di BMW Tunas Bandung, Jalan Soekarno Hatta, Kota Bandung, Sabtu (17/8/2019). Salah satu koleksi dari The All-New BMW 3 Series, BMW 330i M Sport hadir dengan mesin 2.0 liter dan empat silinder yang mampu melepaskan tenaga hingga 258 horsepower dengan torsi puncak 400 Nm. Berbagai fitur anyar pun ditawarkan, mulai dari hadirnya BMW Operating System 7.0 serta Reversing Assistant yang memiliki fungsi menyimpan manuver kendaraan dengan jarak hingga 50 meter. (TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN) 

TRIBUNAMBON.COM - BMW Group Indonesia mengaku masih menunggu jawaban dari pemerintah melalui Kementerian Sekretarian Negara (Kemensetneg) terkait pengadaan mobil dinas kepresidenan.

"Iya kami masih menunggu, belum ada update. Kami sudah berikan semua informasi mulai dari seputar product knowledge. Kalau perlu ada sesi pengenalan khusus, kita siap," kata Ismail Ashlan, Corporate Communications BMW Group.

Lebih jauh, Ismail menerangkan bila BMW sudah menjadi kendaraan dinas korps diplomatik.

Mulai dari kedutaan besar, pemerintahan, dan organisasi internasional.

"Di Jakarta, lebih ada 20 kedutaan yang menggunakan BMW Seri 7 dan Seri 5," tambah dia.

Kalimantan Timur Jadi Ibu Kota Baru, Wagub Kaltim Minta Warga Manfaatkan Peluang

Tes Kepribadian: Bentuk Alismu Mampu Menunjukkan Karaktermu yang Sesungguhnya!

BMW diketahui menawarkan sedan premium Seri 7 dengan layanan BMW Security Vehicle. Sedan ini nantinya didesain terhadap beberapa serangan yang mungkin terjadi seperti peluru, bahkan ledakan bom.

Sebelumnya seperti diberitakan, Kepala Sekretariat Presiden Heru Budi Hartono menjelaskan, pengadaan ini dilakukan karena kondisi kendaraan dinas presiden, wapres dan menteri sudah tidak layak.

"Kan mobil dinas bapak presiden sudah melebihi waktunya dan mobil itu adalah mobil khusus, contohnya anti peluru dan lain-lain. Dan elektroniknya itu ada umurnya, jadi ada umur 10 tahun ya sudah. Kalau sudah 10 tahun mungkin juga kalau diperbaiki sulit," kata Heru di Kantor Kemendagri, Jakarta, Kamis (22/8/2019).

"Ya kan berkali-kali, power windownya enggak jalan, elektriknya enggak jalan, lantas pernah semua sound system di dalam mobil bunyi. Radio semua bunyi kan enggak nyaman. Kira-kira begitu," sambung Heru.

Heru menjelaskan, saat ini ada delapan mobil dinas yang digunakan presiden dan wapres berjenis Mercedes Benz S600 Guard.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved