Listrik Dicabut hingga Hidupi 3 Adik, Ini Kisah-kisah Pilu Anak Yatim Rawat Keluarga Tanpa Ortu
Kumpulan kisah pilu anak yatim rawat adiki karena ditinggal orang tua, seperti bocah di Boyolali hidup seadanya rawat sang adik
Penulis: Facundo Chrysnha Pradipha | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TRIBUNAMBON.COM - Kisah pilu terkuak dari tiga bersaudara di Boyolali, hidup seadanya berdinding bambu dan beralas tanah.
Mereka bertiga adalah Teguh Waluyo, Endah Puspitasari dan Deddy Prasetyo, hidup tanpa orang tua, ayahnya meninggal sementara sang ibu pergi dan tak kembali.
Selain kisah tiga bersaudara di Boyolali di atas, TribunAmbon.com merangkum sederet kisah pilu yang membutuhkan bantuan pemerintah daerah setempat untuk keberlangsungan hidup.
Kisah-kisah berikut ini sama halnya yang dirasakan tiga bersaudara dari Boyolali, anak yatim menghidupi dan merawat kakak dan adik di tengah kesederhanaan.
• Kongres Kelima PDIP di Bali Besok Kamis, Akankah Calwakot Solo Penerus Jokowi Ditentukan?
• Tes Kepribadian: Mana yang Bukan Keluarga? Jawabanmu Mencerminkan Karaktermu!
1. Tiga Bersaudara di Boyolali
Dikutip dari TribunSolo.com, tiga bersaudara di Boyolali hidup tak terurus setelah ditinggal oleh ibu kandungnya.
Ayah mereka telah meninggal sejak 4 tahun lalu.
Ketiga bersaudara tersebut adalah Teguh Waluyo, Endah Puspitasari dan Deddy Prasetyo.
Mereka hidup bertiga di sebuah rumah berdinding bambu dengan alas tanah.
Rumah mereka beralamatkan di RT 05 RW 03 Dusun Ngepreh, Desa Kepoh, Kecamatan Sambi, Kabupaten Boyolali.
Saat ditemui Tribunsolo.com, Endah membeberkan bahwa sebelumnya dirinya hidup bersama ibu kandungnya.
"Tapi 4 bulan yang lalu pergi, bilangnya mau mengurus pernikahan tapi tidak kembali," katanya singkat, Rabu (7/8/2019) siang.
Sejak saat itu, dirinya hanya hidup bertiga dengan kakak dan adik laki-lakinya.
"Ada kakak tertua tapi sudah nikah dan hidup Purwodadi," katanya.
Namun, terkadang kakak tertuanya juga pulang untuk menjenguk adik-adiknya.