Viral Pendaki Gunung Rinjani Selamatkan Wanita Hipotermia dengan Disetubuhi, Ini Reaksi Basarnas

Viral kisah seorang pendaki gunung Rinjani selamatkan wanita yang hipotermia dengan menyetubuhinya. Ini tanggapan Basarnas.

Kolasi Instagram willykurniawanid/Kompas Akbar Bhayu Tamtomo
Viral kisah seorang pendaki gunung Rinjani selamatkan wanita yang hipotermia dengan menyetubuhinya. Ini tanggapan Basarnas. 

TRIBUNAMBON.COM - Viral kisah seorang pendaki gunung Rinjani selamatkan wanita yang hipotermia dengan menyetubuhinya.

Tindakan itu ia lakukan karena mendapat informasi bahwa "skin to skin" untuk menangani hipotermia adalah dengan disetubuhi.

Dalam unggahan itu, disebutkan bahwa jika seseorang yang dalam keadaan hipotermia berada pada kondisi darurat, maka ia harus disetubuhi.

Hipotermia merupakan suatu kondisi ketika mekanisme tubuh mengalami kesulitan untuk mengatur suhu tubuh pada tekanan suhu dingin di mana suhu tubuh di bawah 35 derajat celcius.

Benarkah bisa menangani hipotermia dengan cara ini?

Jadwal Nonton Bioskop XXI Ambon City Center Selasa 23 Juli 2019, Dua Garis Biru hingga The Lion King

Amien Rais Nazar Jalan Kaki dari Yogyakarta ke Jakarta? Ini Kata PAN

Mengonfirmasi hal ini, Kompas.com menghubungi Kepala Bagian Humas Badan SAR Nasional (Basarnas), Suhri Sinaga, Senin (22/7/2019).

Ia menegaskan, menghangatkan tubuh seseorang yang mengalami hipotermia dengan cara disetubuhi adalah hal keliru.

"Menurut saya, itu enggak benar cara menanganinya. Kalau yang kami pernah pelajari, cukup dengan mengganti pakaian dan memakai selimut saja," ujar Sinaga saat dihubungi Kompas.com pada Senin (22/7/2019).

"Tidak ada itu metode menyetubuhi, itu ajaran sesat," ujar Sinaga.

Adapun metode "skin to skin" yang diperbolehkan adalah kulit bersentuhan dengan kulit, bisa dengan saling berpelukan, misalnya di dalam sleeping bag untuk mengembalikan suhu badan ke angka normal.

Halaman
12
Editor: Fitriana Andriyani
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved